SELAMAT DATANG DI BLOG GUGUS SD PEMENANG TIMUR - LOMBOK UTARA

Jumat, 25 Februari 2011

Daftar Calon Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 Kab. Lombok Utara

Dinas Dikbudpora Kabupaten Lombok Utara telah mengeluarkan Daftar Calon Sertifikasi Guru Tahun 2011 download di sini. Hal ini dilakukan sebagai upaya transparansi dalam menentukan urutan calon yang didasarkan pada masa kerja, usia, pangkat dan golongan, beban kerja, tugas tambahan, dan prestasi kerja.. Kuota sertifikasi guru untuk Kabupaten Lombok Utara pada tahun 2011 hanya 78 orang untuk semua jenjang
pendidikan TK, SD, SMP, SMA/SMK.
Namun beberapa hal yang harus dicermati dan menjadi koreksi dalam penentuan urutan calon yang telah dikeluarkan oleh Dinas Dibudpora KLU, antara lain:

  1. Entri data NIP Guru harus benar-benar valid, sebab dari NIP tersebut secara implisit sudah bisa dihitung berapa masa kerja dan berapa usia yang bersangkutan. Kesalahan pada penulisan NIP Guru bisa mengubah urutan calon. Ini bisa merugikan beberapa pihak, baik calon yang bersangkutan maupun  calon lainnya.
  2. Selisih masa kerja harus diperhitungkan berdasarkan tahun dan bulan pengangkatan sebagai CPNS. Selisih masa kerja dan usia calon pada daftar calon harus menunjukkan nilai yang rasional. Sebab selisih tersebut dapat dijadikan patokan pada usia berapa si calon sudah mulai bertugas menjadi guru. Misal, Guru A berusia 37 tahun dengan masa kerja 27 tahun. Selisih kedua angka tersebut adalah 10, artinya Guru A mulai bertugas menjadi guru pada usia 10 tahun. Jelas ini tidak rasional.
  3. Penghitungan masa kerja harus mengacu dengan memperhitungkan masa kerja sebagaimana tertera pada SK CPNS. Lulusan SPG diangkat sebagai CPNS pada gol II/a memiliki masa kerja 0 tahun 0 bulan. Lulusan D2 PGSD yang diangkat sebagai CPNS pada gol II/b memiliki masa kerja 3 tahun 0 bulan. Masa kerja guru sebagai CPNS dapat pula diperoleh dari pengakuan masa kerja pengabdian sebagai pendidik sebelum  diangkat.
Dari daftar calon sertifikasi yang dikeluarkan Dinas Dikbudpora KLU masih terdapat beberapa kesalahan yang harus dicermati oleh guru selaku calon, Dinas UPTD Dikbudpora Kecamatan selaku sumber input data, dan Dinas Dikbudpora Kabupaten selaku penentu prioritas/urutan calon. Sehubungan dengan hal tersebut, maka perlu dilakukan verifikasi ulang terhadap data-data yang dikirimkan oleh UPTD Dikbudpora Kecamatan sehingga diperoleh data yang valid. Dan daftar calon yang dihasilkan benar-benar memberikan rasa keadilan.

Tidak ada komentar: